Tampilkan postingan dengan label PUISI-PUISI KU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI-PUISI KU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Oktober 2014

PESAN UNTUK SAHABAT

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com

Puisi ini dikarang untuk dibacakan pada acara api unggun BPLM (Biologi Pedulu Lingkungan Masyarakat) pada April 2012. Oleh Dwinda Nurningsih.

Selasa, 02 Oktober 2012

PUISI KU


Oleh : Dwinda nurningsih

Malaikat kecil
Yang meRindukan keadilan

Duhai negeriku
Tetes airmata dan darah di bumi pertiwi
Lambang kesedihan yang telah terpatri
Hapuslah air mata mu duhai negeri
Jernihkan fikirmu yang keruh dalam kebingasan
Kutahu , nanar tatap mu memandang panggung sandiwara
Berselimut hitam terpadu harmonis dalam simpony
Kesedihan. Teramat dalam !

Tapi tersenyumlah bumi pertiwiku
Reguklah sejenak tetes kesejukan dalam dahagamu
Rasakanlah semilir angin membelai dalam gerah keadaanmu
Ukirlah senyum dalam guratan wajah sakitmu
Ku ingin pesona mu kembali terpancar
Walau tamparan bertubi-tubi telah engkau rasakan

Duhai negeriku
Dengarlah jerit malaikat-malaikat kecilmu yang tlah tersakiti
Dengarlah suara hati mereka yang merindukan keadilan !
Dalam sorakan yang sering terabaikan
Tapi ingatlah duhai bumi pertiwi ku
Aku dan berjuta-juta malaikat kecil mu
Kan terus berdiri, dalam kokoh bukan congkak
Tapi kuharap keadilan kembali tertegak
Dan Lupakanlah sejenak kepenatan hidup
Dalam skenario yang tak beretika
Kuharap engkau rasa kehangatan yang menenangkan
Walau cambukan yang terhujam teramat kejam

Duhai negeriku
Bakti dan semangat yang menggebu
Loyal dalam kokohkan ideologimu
Mungkin badai takkan berhenti menerpa
Tapi sungai selalu memiliki muara
Karena itu tersenyumlah bumi pertiwiku
Bangkitlah Indonesiaku !!!
Semangat belajar malaikat-malaikat kecilmu
Jadikanlah kado terindah dalam perputaran roda perjalananmu
Untuk meraih cita-cita luhurmu.
Pekanbaru, 06 Januari 2011

Rabu, 21 Desember 2011

BERDETAK DALAM SEPI

Hay-hay sobat, hemmm sebelum nda lanjutin nge posting masalah cerbung yang nda tulis waktu SMP dulu, nda ada mau share lagi nih. Kan sekarang nih lagi musim ujian anak sekolahan tuh? kalo gak salah sekarang mereka ge ujian semester ganjil. nah itu buat nda inget ama salah satu puisi lama nda.... ini nih puisinya, nda buat waktu smp kelas 2 deh kayaknya...... eh atau kelas 3 ya? waduh agak lupa nda... tapi yang pasti pokoknya waktu SMP buatnya..... setandar banget kata2 nya sob... hehehe

BERDETAK DALAM SEPI
(DN/22/21/11/06) KARYA : Dwwinda Nurninngsih                                                 
Guru ………. Terdengar bunyi suara aepatumu
Melangkah memasuki kelasku
Sebuah tas berisi rapor ditangan mu…………
Menambah deras detak jantungku

Oh Tuhan …………kringat dingin bercucuran
Dingin, gemetar, hening dan beku …………
Itulah yang aku rasakan
Saat rapor akan dibagikan

Setelah lama menunggu
Dengan debar hati tak menentu
Kini ………… tibalah giliranku
Suara nyaring guruku memanggil namaku
Kedepan,
Dengan gontai ku langkahkan kaki
Dengan lemas kutrima raporku
Dengan sedikit gemetar tangan ku
Kubuka perlahan rapor  dengan hati tak karuan
Kubaca hasil yang tlah ditangan
Alhamdulillah Tuhan ………………prestasiku memuaskan !

Hilang sudah rasa cemas ku
Telah hilang rasa khawatirku……….
Hanya kegembiraan
Menyelimuti kalbu …………………..
Jayakillah ya Tuhan ku………….

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sahabat yang Merindu

Sahabat....
Jangan pergi!!!
Salah kah aku jika mencoba untuk peduli?
Haruskah ku patahkan kakiku dihadapan mu?
Agar kau dapat sedikit saja mengerti aku apa adanya.
Sahabat.....
Aku rindu....

Sahabat....
Jangan pergi!!!
Karena ku rindu nasehat dan teggur sapamu.

Sahabat,
Jangan samakan aku dengannya.....
Aku hanya mencoba untuk menjadi diriku sendiri.
Aku hanya mencoba untuk beradaptasi.

Sahabat....
Aku rindu......

Ya Allah,...
Persahabatanku hanyalah karna Mu...
Ku titipkan rinduku pada Mu ya Robb....
Jagalah dia selalu dalam naungan kasih Mu....

Aku merindu hanya karna Mu....

Kamis, 28 Juli 2011

Puisi Gotong Royong

KERINDUAN YATIM PIATU
(DN/21/24/11/06) Karya : Dwinda Nurningsih                                                   
Settiap desah nafas ini
Setiap detak jantung ini
Tiap detik hidupku……….
Selalu di dalam hati, ku bertanya
Siapa ayah dan ibuku ???

Tetes air mata tak kuasa tertahan
Jatuh bak derasnya hujan, mengingat
Kesendirianku …………..
Aku selalu merindu akan kassih sayang………………

Ibu ……… Ayah ………………..Ku rindu akan kehadiranmu
Di manakah kini kau berada ?
Di dunia fana ini ku sendiri
Beratap langit, beralaskan tanah, Tikar lusuh, satu-satunya hartaku
Dinginnya malam dan teriknya mentari …………….
Adalah keluargaku dalam sepi

Tiap saat ku berdo’a
Memohon perlindungan yang Kuasa
Walau berat kehidupan ini kurasa
Kucoba tegar. Dengan segala kemurahan Mu

Satu yang takkan mungkin terhapuskan
Aku akan selalu merindu, Takkan hilang rasa ini………
Hanya ajal yang akan menghapus
Mengantarku, untuk bersua dengan ayah dan ibu
Tunggu aku untuk melepas rindu…………..

** Puisi ini dibuat waktu masih SMP bareng sama Heriyanti dan Dri Irwanto ......
:)

Sabtu, 16 April 2011

PUISI KU UNTUK JIWA-JIWA YANG SEMANGGI. HEHE

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com
KOBAR API DALAM HATI
(DN/20/03/08/05) KARYA : Dwinda Nurningsih
Asaku terus bergejolak
Takkan putus harapku dalam usaha
Kan kukejar angan ku yang tak mutlak
Memacu prestasi dihati dan jiwa

Kan terus kugali potensi diri
Menorehkan nama, dalam sebuah prestasi
Teguh terucap sudah janji dihati
Niat untuk terus maju
Dengan jiwa telah bersatu
Kan kubuktikan, sesungguhnya aku mampu
Tuk maju demi cita dan anganku

Tiap pagi kulangkahkan kaki
Menelusuri jalan terjal yang berdebu
Menghempaskan rasa malas di tubuhku
Kucoba tanamkan semangat juangku
Ku kobarkan api dihatiku
Walau panas surya menyengat tubuhku
Niat dan usaha telah menyatu dengan jiwa
Selalu membara, takkan padam dan sirna
Sebelum ajal memutusnya ……………

Senin, 11 April 2011

KESEDIHAN DALAM SEPI

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com
KESEDIHAN DALAM SEPI
                                                Dwinda Nurningsih//07Juli05
Sedih rasa hati ini, tenggelam .....
Dalam gelapnya sunyi...
Hati terasa hampa bagai hilang sudah
Seluruh asa ...............
                                Kecewa karena lupa,
                                Menangis karena hina,
                                Tertawa kini tiada lagi guna !
                Kesedihan di dalam sepi tertanam di hati, karena
                Ulah diri ............
                Melupakan, mengacuhkan, juga
                Meninggalkan kwajiban hamba.........
                Akan Tuannya ..............
                                                Allah ......... Allah ....... Allah ..........
                                                Allahuakbar !
                                                Selagi nafas masih berhembus
                                                Hamba datang mengetuk pintu
                                                Memohon ampun Tuan..............
                                                Tuk menggapai, kebahagiaan
                                                Dunia
                                                Dan Akhirat .............

Minggu, 10 April 2011

AKU INGIN BEBAS

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com
Aku Ingin Bebas .
Karya : Dwinda Nurningsih                                                     (dn/24/03/2007)           erbit)

Terhampar luas biru langit
Membentang indah warnai cakrawala ….
Kebebasan lepas
Tertangkap jelas dipandangan mata
Bagaikan hipnotis memaut jiwa
Takkan ku tega walau hanya sekejap pejamkan mata

Kuterus terbang walau tanpa tujuan
Tak tentu arah kutempuh
Terikat diri akan rombongan
Jika kini kubebas kepakkan sayap lepas
Bahagia hati bagai takterhingga

Namun apalah dayaku akan sebuah keadaan
Duka menyelimuti jiwa
Terlepas pekik histeris
Kulihat kawan rombongan
Ditembak mati pemburu liar
Tak tega rasa hati menatapnuya
Tapi kuharus kepakkan sayap
Selalu melayang, membumbung tinggi
Menjelajah cakrawala demi kehidupan

HARAPAN DARI PELUH KEHIDUPAN

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com
HARAPAN DARI PELUH KEHIDUPAN
Karya : Dwinda Nurningsih (DN/01/01/2011)
Deras tetes peluh tubuhku
Menyambung kobar bara kehidupan ku
Tanpa kucuran peluh, dapurku tak kan menyala
Terlalu sering ku terbatuk
Ulah si asap menyesak di rongga paru-paruku
Tapi peluh harus tetap mengucur ………..
Azam terpatri dalam lubuk hati
Ya Allah ya Tuhan ku ……………..
Tunjuki jalan lurus Mu dalam kelemahanku
Takkan terhenti langkah kaki ku
Walau terjal jalan hidup yang harus kutapaki
Tapi ku ingin peluh ku berarti

Ya Allah, ya Rahman, ya Rohim…………
Aku hanyalah hamba dan hamba ingin bermanja
Bening butir air mata teriring do’a
Mencoba usap peluh yang takkan mungkin terseka
Menciptakan harmoni padu dalam syimponi
Peluh dan air mata

Dalam diam ku tatap rona jingga
Membias indah terlukis di cakrawala
fikirku tertegum dalam hipnotis  alam senja
 hatiku pun angkat bicara
mampukah peluhku menggoreskan makna ?
walau sebuah pelangi hadir tanpa warna
kuharap dalam peluh kehidupan duniawi
                                             kebaikan yang mengiringi keberhasilan ku

Sabtu, 12 Maret 2011

Persembahan Ku Untuk Sahabat-Sahabat Terbaik Ku.

selamat membaca . semoga bermanfaat . http://dnurningsih.blogspot.com
SAHABAT DIHATIKU
karya : Dwinda Nurningsih (DN/25/24/11/2006)

Dibuai semilir angin spoi-spoi
terulas senyum simpul, awan putih
ditengah biru luasnya langit............
melayang angan ku dibuai kenangan
beriring lembut khayalan .

sahabat ........... Uhibbuki fillah
ingatkah engkau akan cerita
cita dan cinta ?
sungguh ingin rasa ini
mengulang kembali waktu ............

bersua dengan mu
melepas rindu
apakah mungkin ???????
hanyalah masa, waktu dan takdir
yang akan memberi jawabanku

dimanapun engkau berada ......
engkau tetap sahabatku
selalu hidup direlung hatiku .....

  • u/ all sobat-sobat Q dimanapun berada ............
  • hehehe